2008-2009 DATA CONSULT. All rights reserved.
MONTHLY REPORT
INDONESIAN COMMERCIAL NEWSLETTER (ICN)
 
HOME            Laporan Utama           Fokus            Daftar Isi          Berlangganan   
LAPORAN MARKET INTELLIGENCE
PERKEMBANGAN INDUSTRI SEPEDA MOTOR DI INDONESIA
Januari 2009


Halaman Berikut >>

Pendahuluan

Industri sepeda motor sebagai industri manufaktur tidak terlepas dari dampak resesi ekonomi global. Industri sepeda motor masih mengalami pertumbuhan cukup pesat hingga triwulan III tahun 2008. Pendorongnya adalah permintaan yang meningkat seiring daya beli masyarakat yang terdongkrak harga komoditi pertanian yang pada tahun 2008 cukup bagus.

Bagi masyarakat sepeda motor masih menjadi alat transportasi yang murah dan mudah baik di perkotaan maupun pedesaan. Hal ini tidak terlepas dari sistem transportasi massal yang belum begitu berkembang.

Kondisi ini membuat investasi berupa peningkatan kapasitas pada pabrik yang sudah ada maupun pembangunan pabrik baru termasuk oleh pemain baru masih terjadi hingga tahun 2008.

Akan tetapi memasuki triwulan IV tahun 2008, penjualan sepeda motor terus mengalami penurunan akibat melemahnya permintaan. Namun, secara keseluruhan tahun 2008 industri sepeda motor di Indonesia tumbuh cukup tinggi yakni mencapai 33,24 persen. Prospek pada tahun 2009 diperkirakan tidak akan sebaik tahun sebelumnya.

Meskipun begitu, masih terdapat faktor-faktor yang akan menjadi pendorong bagi industri ini pada tahun mendatang yakni deflasi setelah penurunan harga BBM pada akhir tahun 2008 dan awal tahun 2009 dan kebijakan pelonggaran moneter oleh otoritas moneter melalui penurunan suku bunga SBI.

Sementara itu tingkat persaingan akan tetap tinggi karena pasar yang menyempit. Persaingan yang terjadi meliputi harga, model, dan kapasitas mesin. Persaingan ini terutama terjadi antara Honda dan Yamaha yang menjadi pemimpin pasar sepeda motor.

Kapasitas produksi

Industri sepeda motor di tanah air hingga akhir tahun 2008 masih menunjukkan perkembangan yang baik. Yang terlihat dari penjualan yang terus meningkat sejak tahun 2006.

Industri yang masih tumbuh membuat kapasitas juga mengalami peningkatan dengan masuknya pemain baru seperti TVS dan Bajaj Auto dari India. Beberapa pemain lama seperti Honda dan Yamaha juga berencana menambah lagi kapasitasnya.

Meskipun sejak akhir tahun 2008 perekonomian dunia mengalami resesi, namun sebagian rencana investasi untuk penambahan kapasitas ini tetap berjalan. Bajaj Auto akan merealisasikan penambahan kapasitas pada pabriknya di Cikarang dengan investasi senilai US $ 60 juta pada pertengahan tahun 2009.

Investasi ini digunakan untuk meningkatkan proses fabrikasi dari Semi Knock-Down (SKD) atau semi impor komponen utuh menjadi Completely Knock-Down (CKD) atau perakitan komponen terurai.

Sementara itu, Yamaha telah merealisasikan penambahan kapasitas produksi pada bulan November 2008 di pabriknya di Karawang, Jawa Barat dari kapasitas semula 1,8 juta  unit sepeda motor per tahun menjadi 2,4 juta  unit sepeda motor per per tahun dan menurut rencana Yamaha akan terus meningkatkan kapasitasnya sehingga mencapai 3 juta unit per tahun pada tahun 2010.

Penambahan kapasitas sebanyak 600 ribu unit ini merupakan bagian dari investasi senilai US $ 88 juta yang mencakup penambahan gedung pabrik sekitar US $ 39 juta, membangun pusat pelatihan US $ 4 juta, serta fasilitas dan peralatan mencapai US $ 45 juta. Penamaban kapasitas tetap dilakukan karena merupakan rencana jangka panjang Yamaha termasuk untuk memperkuat pasar ekspor.

Yamaha juga menambah kapasitas gudang pusat suku cadang yang terletak di Cibitung, Jawa Barat dengan nilai investasi sekitar US$5 juta. Perluasan tersebut meningkatkan kapasitas gudang penyimpanan suku cadang sekitar 1.000 unit menjadi 26.000 unit dari sebelumnya 25.000 unit.
Honda yang menurut rencana akan menambah kapasitas pada tahun 2009 yakni sebesar 10 persen dari kapasitas semula. Akan tetapi rencana ini kemungkinan akan disesuaikan dengan kondisi perekonomian global yang mengalami resesi.

Beberapa investasi untuk menambah kapasitas maupun pendirian pabrik baru ini meningkatkan kapasitas porduksi industri sepeda motor sehingga pada tahun 2008 mencapai 7,86 juta unit per tahun.

Peningkatan kapasitas ini memang untuk merespon permintaan yang tumbuh cukup tinggi pada tahun 2008 dan mengurangi lamanya waktu pemesanan. Tingginya permintaan membuat calon pembeli terpaksa memesan dengan jangka antara 1 sampai 3 bulan untuk produk-proudk terbaru sepeda motor.

Resesi global yang sebenarnya sudah diramalkan terjadi sejak awal tahun 2008 ternyata tidak berpengaruh pada permintaan sepeda motor dalam negeri pada tahun itu karena daya beli masyarakat masih cukup baik.

Kondisi ini membuat beberapa pemain lama menambah kapasitas produksinya selain mengundang masuknya pemain baru. Namun resesi ekonomi yang terus semakin parah kemungkinan akan membuat rencana penambahan kapasitas oleh para pemain dalam industri ini akan tertahan pada tahun ini.


Produksi meningkat

Sejak tahun 2006 volume produksi sepeda motor terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2007 volume produksi mencapai 4,7 juta unit atau tumbuh 5,6 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada tahun 2008 pertumbuhan volume produksi sepeda motor meningkat cukup tinggi yakni 33,3 persen dengan volume sebesar 6,27 juta unit. Peningkatan produksi ini mengikuti permintaan yang pada tahun tersebut tumbuh dengan kisaran angka yang sama.

Pada tahun 2009, produksi diperkirakan akan tetap atau bahkan terkoreksi mengingat faktor pendorong yang ada seperti deflasi sifatnya hanya mengurangi tekanan namun secara fundamental tidak akan mendorong pertumbuhan.

Tabel - Volume produksi sepeda motor anggota AISI di Indonesia 2004 - 2008

Tahun        Volume produksi (unit)        Pertumbuhan(%)
2004                3.897.250        
2005                5.113.487                31,21
2006                4.458.886                -12,80
2007                4.706.812                5,56
2008*                6.275.400                33,33
Ket: *) Estimasi
Sumber: Data Consult

Honda produsen terbesar

Halaman Berikut >>