2008-2009 DATA CONSULT. All rights reserved.
MITRA ADIPERKASA DAN MATAHARI PUTRA PRIMA FOKUS KE WILAYAH TIMUR. Dua peritel di tanah air yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPP) kian fokus berekspansi ke wilayah Indonesia bagian timur karena memiliki potensi pasar yang baik kendari masih terganjal persoalan infrastruktur. Kedua peritel itu mulai melakukan penetrasi pasar ke Abepura, Sentani dan Manado. Sedangkan beberapa usaha ritel modern lain yang lebih dulu melakukan penetrasi ke wilayah timur dan tengah Indonesia antara lain PT Carrefour Indonesia yang memiliki tiga gerai di Makasar, Matahari Departmen Store (MDS) yang memiliki tujuh gerai di Kalimantan, tujuh gerai di Sulawesi dan satu gerai di Maluku. Kemudian Grup Hero yang memiliki beberapa gerai di Sulawesi, Kalimantan dan Papua. Bukti nyata rencana ekspansi ke wilayah timur itu antara lain ditunjukkan melalui pembukaan gerai Hypermart di Manado pada 16 Desember 2010. Hingga saat ini, MPP telah memiliki empat gerai Hypermart di Kalimantan serta empat lainnya di Sulawesi, sedangkan di Ambon baru satu gera supermarket. Sementarai itu, MAP rencanya akan membuka gerai Sport Station di Ambon dan Jayapura, masing-masing satu gerai secara bertahap selama 2011.

WILMAR SIAP INVESTASI US$ 900 JUTA. Wilmar Group akan memindahkan enam pabrik pengolahan minyak sawit mentah dari Malaysia dan China ke Jawa Timur dan Riau dengan investasi US$ 900 juta dalam 2 tahun. Menteri Perindustrian M.S. Hidayat mengungkapkan Wilmar semula berencana masuk ke Gresik, Jawa Timur, untuk merealisasikan investasi di industri hilir CPO (crude palm oil) karena infrastruktur di daerah itu sudah memadai dan investasi bisa segera dilakukan. Namun, pemerintah meminta Wilmar juga mengembangkan industri hilir di luar Jawa, yaitu  Riau yang menjadi lokasi industri hulu perusahaan itu. Menurutnya, investasi di Riau untuk pemerataan wilayah pertumbuhan industri di luar Jawa. Apalagi pemerintah telah menetapkan dua klaster industri hilir kelapa sawit di provinsi itu, yakni di Kuala Enok dan Dumai. Sementara itu, mengenai rencana pengembangan klaster industri Sei Mangke di Sumatera Utara, Menperin mengungkapkan pemerintah segera mendeklarasikan proyek tersebut. Bahkan, rencana aksi proyek klaster industri berbasis CPO di Sei Mangke akan segera di implementasikan.

TOTAL BERENCANA TAMBAH 8 SPBU TAHUN INI. PT Total Oil Indonesia berencana menambah delapan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada 2011 sehingga nantinya perusahaan yang memiliki induk di Prancis ini memiliki dan mengopersaikan 15 SPBU. Menurut Brand & Communication Executive Total Oil Indonesia Rulianto Syahrul mengatakan pihaknya memiliki rencana jangka panjang untuk memperkuat bisnis hilir, terutama di bisnis SPBU di Indonesia. Khusus untuk 2011, Total berencana membangun sedikitnya delapan SPBU. Sebelumnya pada Desember 2010, Total sudah meresmikan SPBU yang berlokasi di Bintaro dan Bekasi. Selain SPBU tersebut, Total sudah memiliki SPBU di daerah Daan Mogot, MT Haryono, Warung Buncit, BSD, dan Modern Land. Sementara itu, terkait dengan besaran investasi dan sumber pendanaan yang dibutuhkan untuk rencana tersebut, Rulianti tidak mau menyebutkan secara pasti, tapi setiap lokasi memiliki investasi yang berbeda. Namun, Rulianti menyebutkan bahwa rata-rata investasi satu SPBU bisa mencapai US$ 2 juta.

SEMEN GRESIK BUTUH US$ 700 JUTA. PT Semen Gresik Tbk membutuhkan dana sekitar US$ 700 juta untuk membangun dua pabrik di Sumatera Barat dan Jawa Tengah masing-masing pada akhir 2011 dan awal 2012. Menurut Direktur Utama Semen Gresik Dwi Sutjipto, pembangunan dua pabrik itu merupakan salah satu usaha perseroan untuk memenuhi target produksi sebanyak 30,5 juta ton per tahun pada 2015. Sedangkan dana investasi tersebut akan berasal dari pinjaman perbankan atau obligasi, selain dari pendanaan interenal dengan dana investasi satu pabrik sekitar US$ 350 juta. Dari rencana pembangunan  kedua pabrik semen itu, ada potensi tambahan kapasitas produksi sebanyak 5 juta ton, atau masing-masing pabrik 2,5 juta ton. Adapun pada ini, perseroan terus menyelesaikan pembangunan dua pabrik baru di Tuban dan Tonasa dengan kapasitas total 5 juta ton per tahun yang telah dibangun sejak 2009. Pada tahun ini, perseroan juga berharap dapat meningkatkan kapasitas produksi menjadi sekitar 20,5 juta ton per tahun dari sebelumnya sebesar 18,5 juta ton per tahun.

BHAKTI INVESTASMA FINALISASI AKUISISI TAMBANG. PT Bhakti Investasi Tbk berupaya merampungkan sejumlah akuisisi kuasa pertambangan batu bara dan lahan migas di Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, dan Papua. Direktur Bhakti Investama Darma Putra mengatakan rencna akuisisi untuk proyek-proyek tersebut masih berjalan dan dalam tahap finalisasi. Perseroan memiliki delapan kuasa pertambangan (KP) batu bara di Sumatra Selatan, proyek minyak dan gas di Sumatra Selatan dan migas Semai 3 di Papua. Selain delapan KP batu bara tersebut, terdapat tambahan satu kuasa pertambangan di Kalimantan Timur yang akan diakuisisi dan dalam tahap finalisasi. Menurut Darma Putra, sembilan KP tersebut dinilai memiliki prospek bisnis batu bara dan migas yang menjanjikan. Sebanyak tujuh KP dalam tahap eksplorasi, dua KP di Sumatra Selatan dan Kalimantan Timur sudah dalam tahap produksi. Adapun status proyek migas Semai 3 di Papua saat ini dalam tahap eksplorasi, sedangkan proyek migas di Sumatra Selatan masih dalam tahap proses pengajuan joint study. Selain itu, sumber pendanaan yang akan digunakan perseroan untuk membiayai rencana akuisisi dan pengembangan setiap KP batu bara dan proyek migas tersebut berasal dari penambahan modal 10% tanpa hak memesan efek terlebih dahulu.

INDOMARET GENCARKAN TOKO BARU. PT Indomarco Prismatama tahun ini akan mengonversi 100 gerai minimarketnya dengan outlet premium, serta menggencarkan pembukaan toko 24 jam dan Indomaret Point, untuk mengikuti tren kebutuhan konsumen. Pembukaan ketiga model tersebut secara keseluruhan mencapai hampir dari total gerai baru yang ditargetkan dibuka pada tahun ini sebanyak 800 unit. Seiring dengan hal ini, Indomarco menargetkan peningkatan omzet sekitar 30% dari capaian penjualan pada tahun lalu senilau RP 14 triliun. Kenaikan ini jauh lebih tinggi dari tingkat penambahan outlet yang hanya 16,14%. Adapun, Indomaret Point dikembangkan dengan konsep convenience store dan bermain di segmen yang sama Circle K. Indomaret Point ini diharapkan bertambah hampir dua kali lipat dari 41 gerai menjadi 81 gerai pada tahun ini. Indomaret Point antara lain telah dibuka di Stasiun Gambir dan Stasiun Senen. Sementara keunggulan Indomaret Point dibandingkan dengan gerai Indomaret biasa adalah tersedianya produk siap saji yang dapat disantap di tempat, Indomaret Pint juga menyediakan kursi dan meja layaknya kafetaria, dalam jumlah terbatas. Selain dua konsep tersebut, PT Indomarco Prismatama siap mengembangkan gerai premium, dengan mengonversi 100 gerai besar Indomaret dan konversi dilakukan bertahap 50 gerai setiap semester. Gerai premium ini tetap seperti gerai Indomaret biasa hanya kontenya akan diganti dengan produk-produk yang segmennya middle up (menengah ke atas). namun segmentasinya tidak sama dengan Food Hall maupun Ranch Market.

BANK HANA SIAP MERGER DENGAN KEB. PT Bank Hana Indonesia menyatakan kesiapannya untuk menggelar merger dengan PT Korea Exchange Bank (KEB) Indonesia. Langkah ini seiring dengan proses akuisisi yang dilakukan perusahaan indusknya di Korea Selatan, Hana Financial Group Inc terhadap Korea Exchange Bank yang mengendalikan KEB Indonesia. President Director Bank Hana Indonesia Choi Chang Sik mengatakan akuisisi terhadap Korea Exchange Bank yang merupakan induk Bank KEB Indonesia oleh Hana Financial diharapkan tuntas pada Maret 2011. Setelah proses akuisisi selesai, Hana Financial akan menjadi pemegang saham pengendali pada dua bank di Indonesia, yakni Bank Hana Indonesia dan KEB Indonesia. Saat ini, Korea Exchange Bank memiliki 99% saham di KEB Indonesia dengan modal mencapai RP 150 miliar. Sedangkan sisa saham sebesar 1% dimiliki oleh PT Clemont Finance Indonesia. Selain itu, HanaBank-Korea mengendalikan 75,1% saham Bank Hana Indonesia dan sebanyak 19,9% saham dimiliki International Financial Corporation, anak perusahaan Bank Dunia, dan Bambang Setijo sebanyak 5%.

AUTO 2000 INVESTASI RP 800 MILIAR. Auto 2000 diler utama Toyota di Indonesia mengalokasikan dana sebanyak Rp 800 miliar pada tahun ini untuk membiayai ekspansi jaringan penjualan dan purnajual di tanah air. CEO PT Astra International Tbk Toyota Sales Operation (Auto 2000) Djodjana Jody mengungkapkan rencana investasi pada tahun ini meningkat dibandingkan dengan realisasi investasi pada tahun lalu yang mencapai Rp 700 miliar. Menurut Djodjana, kendati tantangan di pasar otomotif pada tahun ini cukup berat, Auto 2000 terus melakukan ekspansi dalam perluasan jaringan penjualan dan purna jual. Hingga saat ini, Auto 2000 memiliki 145 jaringan penjualan dan purna jual yang terdiri dari 72 cabang dan 73 outlet indirect di Indonesia. Selain itu, pada tahun ini Auto 2000 mematok target penjualan mobil minimal sebanyak 220.000 unit untuk mempertahankan pangsa pasar seperti direalisasikan pada tahun lalu dan Auto 2000 telah memberilkan kontribusi sebesar 80% bagi penjualan Toyota di Indonesia.

XL PERKUAT JARINGAN DI KTI. PT XL Axiata Tbk memperkuat infrastruktur di kawasan timur Indonesia (KTI) dengan melakukan modernisasi jaringan dan menambah 500 unit base transceiver station (BTS) pada semester pertama tahun ini. Vice President XL North Region Nuruddin Al Fithroh mengatakan ekspansi jaringan itu seiring dengan peningkatan jumlah pelanggan di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Menurut Nuruddin, untuk penambahan 500 BTS selama 6 bulan pertama tahun ini dengan investasi berkisar Rp 1 miliar - Rp 2 miliar per unit, sebagian besar akan dibangun di wilayah Kalimantan dan Sulawesi, sedangkan untuk Maluku dan Papua difokuskan pada daerah yang belum ada BTS operator lain. Manajeman XL memutuskan menggabungkan Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua dalam satu wilayah operasional khusus pada Agustus 2010 sebagai strategi untuk menggenjot jumlah pelanggan di kawasan tersebut. XL North Region mengelola sebagian kawasan yang sebelumnya merupakan wilayah dari XL Region Jabodetabek dan Kalimantan serta XL East Region yang mencakup Sulawesi, Maluku, dan Papua. Selain itu, modernisasi jaringan yang dilakukan XL mencakup penggantian perangkat RBS (radio base station) dan BSC (base station controler) dengan perangkat yang lebih baru dari sisi penghematan penggunaan ruang, konsumsi daya dan teknologi yang mempu beradaptasi dengan evolusi penggunaan gadget ke masa yang akan datang.

L'OREAL EKSPANSI US$ 100 JUTA. PT L'Oreal Indonesia akan menanamkan modal sekitar US$ 100 juta pada tahun ini untuk membangun pabrik baru serta membiayai riset, distribusi, iklan, dan promosi. Presiden Direktur L'Oreal Indonesia Jean Christophe Letellier mengatakan Indonesia termasuk dalam kategori pasar baru yang menjanjikan pertumbuhan bisnis yang signifikan, yaitu 53% dari pasar kosmetik global perusahaan dan 87% dari pertumbuhan pasar industri. Dalam konteks ini, Indonesia menjadi negera dengan tingkat pertumbuhan kedua di antara negara baru tumbuh dengan 27,8%, dan peringkat ketiga pertumbuhan tercepat dari pasar global perusahaan. Dari rencana ekspansi sebesar US$ 100 juta tersebut, sekitar US$ 50 juta akan digunakan untuk membangun pabrik berkapasitas 300 juta kemasan per tahun pada 2012 dan meningkatkan menjadi 500 juta kemasan per tahun pada 2015. Pembangunan pabrik ini melengkapi pabrik lain yang berkapasitas 100 juta kemasan per tahun. Dari total investasi tersebut, sekitar US$ 50 juta akan digunakan untuk membiayai iklan dan promosi, riset, serta pengembangan lini distribusi yang mendukung target pertumbuhan perusahaan. Sementara itu dari hasil produksi pabrik baru tersebut, sekitar 20% - 25% akan dialokasikan untuk konsumsi domestik dan sisanya dieskpor ke negera-negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand.

DHL EKSPANSI GUDANG LOGISTIK. Perusahaan jasa ekspres dan logistik DHL Indonesia melalui salah satu unit bisnisnya, DHL Supply Chain berencana membangun 13 gudang logistik senilai 20 juta euro - 30 juta euro dlam kurun waktu 2 tahun mendatang. Managing Director DHL Supply Chain Indonesia Abdul Rahim Tahir mengatakan pembangunan 13 gudang logistik tersebut, di antaranya empat gudang multi-user dengan luas lebih dari 10.000 m2 dan sembilan gudang logistik suku cadang dengan luas 500 m2 - 1.000 m2. Menurutnya, pembangunan gudang-gudang logistik tersebut dilakukan untuk memperluas jaringan DHL di Indonesia, khususnya untuk unit bisnis DHL Supply Chain. Pembangunan empat gudang multi-user yang akan dibangun, rencananya berlokasi di Cililitan, Bogor, Surabaya, dan Medan. Pembangunan gudang logistik di empat wilayah tersebut ditargetkan dapat selesai pada 2012. Selain berencana membangun empat gudang besar logistik, DHL Indonesia juga akan membangun gudang logistik suku cadang yang berfungsi sebagai gudang pendukung di sembilan lokasi di Indonesia.

LOTTE GARAP PETROKIMIA US$ 5 MIIAR. Lotte Group, salah satu perusahaan konglomerasi Korea Selatan akan masuk ke sektor petrokimia di Indonesia dengan membenamkan modal US$ 5 miliar, selain ekspansi di sektor properti dan ritel, dalam 4 tahun mendatang. Saat ini, Lotte Group bergerak di berbagai bidang mulai dari pembuatan permen, minuman, hotel, makanan cepat saji, ritel, jasa keuangan, bahan kimia berat, elektronik, teknologi informasi, kosntruksi, penerbitan, dan hiburan. Menurut Menteri perindustrian M.S. Hidayat, Lotte akan mengembangkan bisnis ritel dengan merek dagang Lotte Mart yang sudah hadir di Indonesia. Namun, perusahaan itu juga berniat merambah ke sektor lain terutama petrokimia dan properti. Keberadaan Lotte Group di sektor petrokimia di Indonesia selama ini sebenarnya telah direpresentasikan oleh Honam Petrochemical Corp ketika mengakuisisi Titan Chemical Corpakhir 2010. Saat ini, Titan memproduksi LLDPE (linear low-density polyethylene) dan HDPE (high density polyethylene) masing-masing berkapasitas 200.000 ton dan 250.000 per tahun. Selain itu, Direktur Pengembangan Bisnis Asosiasi Industri Aromatik, Olefin dan plastik Indonesia (INAPlas) Budi Susanto mengatakan dengan investasi US$ 5 miliar, Lotte bisa membangun kilang petrokimia dengan kapasitas yang menyamai PT Chandra Asri Petrochemical Tbk yang memproduksi petrokimia hulu, baik monomer maupun polimer.

EKSPANSI DAIHATSU TELAN RP 2,1 TRILIUN. Daihatsu menanamkan modal sedikitnya Rp 2,1 triliun untuk membangun pabrik baru berkapasitas 100.000 unit per tahun di Karawang, Jawa Barat. Presiden Direktur Daihatsu Motor Sudirman M.R. mengatakan pembangungan pabrik baru itu dilakukan untuk menangkap peluang pasar yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, pabrik di Sunter telah mengalami beberapa ekspansi melalui peningkatan kapasitas produksi hingga 315% dalam 5 tahun terakhir, yaitu dari 95.496 unit pada 2006 menajdi 300.373 unit pada tahun lalu. Pabrik baru Daihatsu berlokasi di Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur, Jawa Barat diatas lahan seluas 80 ha, dengan luas bangunan pabrik 7 ha. Pabrik baru tersebut memiliki fasilitas stamping, welding, dan painting yang ditargetkan beroperasi pada akhir 2012. Dengan pabrik baru tersebut, total kapasitas produksi Daihatsu di Indonesia meningkat menjadi 430.000 unit per tahun. Keputusan ekspansi Daihatsu menambah daftar panjang pabrikan otomotif yang berinvestasi di Indonesia seiring dengan pesatnya pertumbuhan pasar otomotif di dalam negeri.

MONTHLY REPORT
INDONESIAN COMMERCIAL NEWSLETTER (ICN)
 
BERITA RINGKAS PERUSAHAAN
Februari 2011
HOME            Laporan Utama          Fokus            Daftar Isi          Berlangganan